Saturday, February 14, 2015

Meragu

Aku tak akan menyalahkanmu karena meragu,meragulah karena keraguan akan menuntun pada keyakinan. Apapun yang kau pikirkan, percayalah akan ada kebenaran padanya, pun kemungkinan ada kekeliruan di dalamnya. Kebenaran yang Hakiki di dunia bersandar pada keyakinan. Untuk sampai pada benar yang kau alami saat ini (meragu) memang merupakan sebuah proses menuju pada kebenaran yang kelak akan kau yakini. Aku tak akan memaksamu untuk melemahkan jiwamu dan percaya begitu saja terhadapku karena akupun menyadari sisi ke-manusiaanku, tapi juga tak adil jika kau meunutup mata dan hati akan usaha dan niat ikhlasku dalam mencintaimu. Semua akan tiba pada masa yang kita inginkan ataupun suasana yg kita hindari. namun konsekuensi pilihan akan selalu bermata dua, jika kau berani memilihku maka kau tak akan pernah sendiri tuk tatap konsekuensi yang niscaya akan dihadapi. Meragulah karena Tugasku memang untuk meyakinkanmu.
Share:

Dinamisme alam

Bahkan hal yg terkêcilpun akan ikut berubah, seiring dengan putaran waktu. Letak atau bentuk sungguh keniscayaan akan berbeda dari detik-detik sebelumnya, namun berbeda dengan Cinta. Kemurnian cinta akan senantiasa terjaga, keikhlasan Mencinta akan menjadi sebentuk roh pada kê-dirian tiap insan. Cintá akan meng-ada dalam ruang dan waktu maupun setelahnya. Sungguh cinta akan memuliakan insan, kecuali cinta-cintá palsu yg disandarkan pada materi. Padahal materi adalah sesuatu yg Niscaya berubah.
Wallahu A'lam
Share:

Rindu

Bismillah, segala gerak dan tarikan nafas ku peruntukkan pada Tuhan Semesta Alam. Pada gerimis yang turun pelan-pelan malam ini, segenap jiwa teduh merindukan KeridhaanMu Ya Rab. Izinkan Hamba meRindui makhluk Ciptaan-Mu yang kini telah menyatu dalam ke-dirianku. Ampun Ya Rab, Hamba begitu Paham betapa lemah dan hina perasaan Ini, karena tak akan ada Cinta yang pantas dinisbatkan selain kepada-Mu. Tapi Izinkan Sedikit perasaan ini Hamba ikhlaskan untuk Kekasihku Ya Rab, semoga dengan mencintai ciptaan-Mu Hamba akan sampai pada titik kesempurnaan dalam mencintai-Mu. Malam dan hujan adalah berkah yang selalu menjadi waktu yang tenang untuk membahasakan cinta melalui Rindu. Semoga ini adalah tanda keridhaan-Mu terhadap Hamba dan Semesta ciptaan-Mu. Subhaanallah
Share:

Friday, December 26, 2014

Sajak Duka pada Luka



Pada malam yang sembunyikan duka,
Pada gelapnya, pada hitamnya ku cumbui rndu-rindu yang hambar
Cahaya yang warnai kulit dan merahi darah, meredup dengan lembutnya,
Ada apa cinta ? kau semakin sukar tuk kubahasakan dengan kata atau berkata.
Apa mungkin kita tidak lagi kita seperti kita sebelum kita yang sekarang ?
Entah, Tuhan Maha Tau kebenaran yang lebih benar dari sekedar benarmu.

Aku hilang di antara ada dan ada di langit,
Dingin dan bimbang mengetahkanku diantara ingin juga angan,
Kita belajar melupa tentang malam , memberi pahit pada cemburu-cemburu liar,
Ada apa dengan ampun atau mengampuni? Teramat sulit kita berdamai dengan waktu
Juga semua yang bukan waktu.
Kini kau lepas dekapmu, dekapanmu dari jiwa. Dari jiwa.
Biar ku larikan duka, biar ku cintai luka bersama butir-butir senyum yang pernah kau hibahkan.
Biar aku, atau malam menelan.

Kita begitu keras, keras hati, jwa, raga dan cemburu.
Mencintamu membuatku menyesal karena mesti kehilanganmu.
Mencinta dirimu membuatku meragu tuk berhenti mencinta.
Aku akan berhenti sekarang, biar dunia dan semesta menceritakan pada semesta selanjutnya,
Tentang kata yang lebih dari kata. Cinta yang lebih dari cinta,
Karena aku dan egoku tak pernah mampu menjelaskan cinta.

Bulukumba, 9 Juli 14


Share:

Thursday, December 25, 2014

Filsafat Cinta : Tingkatan Menuju Cinta


Filsafat Cinta : Tingkatan Menuju Cinta
Oleh : Muhammad Reski Ismail

Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah ketika cinta melebur dan menyatu dengan ke-dirian, mungkin akan banyak yang keliru memaknai hakikat cinta, untuk mereka yang kaku dalam mendefinisikannya cenderung memahami cinta dalam konsep material. Untuk mereka yang gagal menemui bahagia cenderung menjadikan cinta sebagai kambing hitam dan akan pesimis dengan cinta. Tapi bagi insan yang teduh dan anggun memaknai Cinta akan senantiasa bahagia karena tiap tarikan nafasnya begitu sejuk dan menyegarkan, bagaimana tidak cinta telah mengalir
Share:
Kita dalam Kata

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Berita Harian

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts