Friday, October 10, 2014

PENGERTIAN HUKUM ADAT MENURUT PARA AHLI

Pengertian Hukum Adat Menurut Para Ahli - Berikut ini informasi seputar pengertian hukum adat menurut para ahli yang mungkin anda cari untuk keperluan pendidikan. Silahkan dibaca pengertian hukum adat menurut para ahli dibawah ini.

Hukum adalah seperangkat norma dan aturan adat atau kebiasaan yang berlaku di suatu wilayah. Istilah “kebiasaan” adalah terjemahan dari bahasa Belanda “gewoonte”, sedangkan istilah “adat” berasal dari istilah Arab yaitu ”adah” yang berarti juga kebiasaan. Jadi istilah kebiasaan dan istilah adat mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan.

Menurut ilmu hukum, kebiasaan dan adat itu dapat dibedakan pengertiannya. Perbedaan itu dapat dilihat dari segi pemakaiannya sebagai perilaku atau tingkah laku manusia atau dilihat dari segi sejarah pemakaian istilahnya dalam hukum di Indonesia.

Sebagai perilaku manusia istilah biasa berarti apa yang selalu terjadi atau apa yang lazim terjadi, sehingga kebiasaan berarti kelaziman. Adat juga bisa diartikan sebagai kebiasaan pribadi yang diterima dan dilakukan oleh masyarakat.

Sejarah perundang-undangan di Indonesia membedakan pemakaian istilah kebiasaan dan adat, yaitu adat kebiasaan di luar perundangan dan adat kebiasaan yang diakui oleh perundangan. Sehingga menyebabkan munculnya istilah hukum kebiasaan / adat yang merupakan hukum
Share:

Thursday, October 9, 2014

Government Shutdown

Dalam politik Amerika Serikat, penutupan pemerintahan (bahasa Inggris:government shutdown) adalah situasi ketika Kongres gagal menyepakati anggaran yang diperlukan untuk operasi pemerintahan. Biasanya pemerintah berhenti menyediakan semua layanan selain yang “penting” saja, namun karena Kongres harus mengesahkan semua pengeluaran pemerintah, tidak ada hukum yang melindungi layanan pemerintah apapun dari penutupan. Layanan federal boleh diteruskan untuk sementara setelah penutupan, termasuk National Weather Service dan lembaga induknya, layanan kesehatan di fasilitas federal, angkatan bersenjata, pengawasan lalu lintas udara (ATC), dan sistem penjara.
Pada era pemerintahan Ford dan Carter, terjadi penutupan pemerintahan secara parsial sebanyak 6 kali yang hanya memengaruhi Departemen Tenaga Kerja dan Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan. Penutupan parsial ini berlangsung mulai 8 sampai 18 hari dan masalah utamanya adalah anggaran federal untuk aborsi. Pada era pemerintahan Reagan, terjadi 8 penutupan pemerintahan secara penuh yang berlangsung selama 1 sampai 3 hari dan masalah utamanya adalah defisit anggaran Amerika Serikat. Ada pula penutupan selama 4 hari pada masa pemerintahan pertama Bush.
Pada masa pemerintahan Clinton, setelah kubu konservatif menang besar di Kongres dalam Revolusi Republik 1994, terjadi dua penutupan pemerintahan secara penuh selama 5 dan 21 hari. Penutupan yang terakhir adalah yang terlama sepanjang sejarah. Lagi-lagi masalah utamanya adalah defisit anggaran Amerika Serikat.
Penutupan pemerintahan federal Amerika Serikat 2013 sudah berlangsung sejak 1 Oktober 2013. Masalah utama antara DPR yang dikuasai Partai Republik dan Senat yang dikuasai Partai Demokrat (didukung Presiden Obama) adalah keinginan Republik untuk menunda penerapan Affordable Care Act yang disahkan tahun 2010.
Mekanisme
Sesuai pemisahan kekuasaan menurut Konstitusi Amerika Serikat, baik Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat harus menyetujui anggaran yang disepakati, kemudian ditandatangani Presiden Amerika Serikat. Jika Presiden memveto rancangan anggaran tersebut, rancangannya dikembalikan ke Kongres. Di Kongres, veto tadi dapat dibatalkan dengan dua per tiga suara menolak. Penutupan pemerintahan cenderung terjadi setelah Presiden dan satu atau kedua majelis Kongres tidak mampu menyelesaikan perselisihan alokasi anggaran sebelum siklus anggaran yang ada berakhir.[1]
Penutupan seperti yang dialami Amerika Serikat nyaris mustahil terjadi di negara demokrasi lainnya. Di bawah sistem parlementeryang dianut kebanyakan negara Eropa, cabang eksekutif dan legislatif tidak dipisah. Parlemen menentukan semua pejabat eksekutif yang biasanya disebut “menteri”. Di negara demokrasi non-parlementer, cabang eksekutif yang kuat umumnya memiliki kewenangan untuk mempertahankan operasi pemerintahan meskipun anggarannya tidak disetujui. Ini pernah terjadi di Amerika Serikat sampai tahun 1980, ketika pemerintahan Jimmy Carter menafsirkan Antideficiency Act 1884 sebagai pembatasan kekuasaan lembaga federal seandainya tidak ada persetujuan Kongres.[2]
Penutupan pemerintahan federal mengakibatkan banyak karyawan federal sipil yang menjalani furlough (cuti wajib tanpa gaji). Personel militer dan karyawan-karyawan penting tidak disertakan dalam furlough, namun gajinya bisa jadi tidak dibayarkan sesuai jadwal.[3][4]

Share:

Saturday, October 4, 2014

Salah

Kasih, aku ingin berkata bahwa AKU MENCINTAIMU
Aku tak ingin banyak selain dari kita di atas,
Aku tak ingin berkata bahwa aku merindu atau sayang
Aku hanya ingin berkata bahwa AKU MENCINTAIMU

Semua kisah tak cukup untuk dikisahkan dengan berkata,
semua rasa tak akan mampu terkatakan lewat tulisan dan frasa
Semua yang ku bahasakan lewat kata atau frasa yang kau baca,
mungkin saja terlihat biasa saja,
karena niatku memang tuk membahsakanmu dengan sederhana,
Tak perlu ku ibaratkan kau dengan keindahan yang ada,
kau selalu lebih dari ibarat semua yang ada.

Kasih, 
Aku bosan berbohong, aku sedang berusaha membencimu,
bantu aku karena memang tak mudah kau tuk kujadikan tempat
bersandarnya amarah.
Kau memang pantas ku benci tapi kau lebih pantas tuk ku cinta.
Kau benar telah menjadi darah di nadi.
Untuk menghilangkanmu aku harus kehilangan Jantungku.
 
Share:

Wafatnya Remaja bernama "DEMOKRASI" Part II

Rasanya tak begitu menarik membahas kematian remaja lucu ini, setelah membahas perihal kematiannya yang tak wajar kini kembali banyak yang meminta dan mengusahakan iabangkt kembali. Sang Dalang pembunuhan sembari menjadi superhero berteriak dengan senajata Andalannya, katanya PERPU ini bisa membangkitkan Demokrasi dari mati. Betul-betul aneh Bapak yang satu ini. Mana mungkin teriakanmu mampu mengorek-ngorek liang kubur.
Share:

Wednesday, October 1, 2014

Wafatnya Remaja bernama "DEMOKRASI"

InnalillahiWainnaIlaihiRoojiuun,,
Sengaja saya buka bahasan kita kali ini dengan lafal kemurnian ciptaan Tuhan yang sudah keniscayaan akan kembali ke Sang Penciptanya. Tapi kali ini, penulis akan memfokuskan kepada tragedi kematian yang tidak wajar. Matinya remaja lucu yang beranjak dewasa bernama "Demokrasi", Remaja yang akhir-akhir ini sering diceritakan oleh banyak orang karena sudah pandai merias diri sendiri.sang  Demokrasi yang malang kemarin mulai meninggalkan masa nakalnya, kini menjadi sejarah kelam dan menyiratkan kenangan kepada tanah kelahirannya, Indonesia.
Ada sekitar dua ratus lebih orang kejam dengan semangat balas dendamnya, tega membunuh si demokrasi kecil, banyak yang bangga akan kematiannya, tapi lebih banyak yang simpati karena demokrasi itu sudah menjadi anak dari jutaan Rakyat Indonesia. malang betul nasibmu, hari ketika kau terbunuhpun masih kau saksikan gerombolan orang yang menggunakan namamu untuk mencari kambing hitam kematianmu. mereka dengan bangga menulis namamu di atas bendera kebesaran mereka, tapi nyatanya kaupun ditikan dan diinjak. Mereka sengaja keluar dari rumahmu seolah tak ingin melihatmu mati, padahal merekalah pembunuh yang sebenarnya. Pembunuh yang didalangi Bapak yang sedang berkuasa di negeri ini. Seenanknya saja dia curhat dan merasa tidak bersalah.
Kini kau mati, kini jutaan simpatisanmu marah kepada pembunuhmu, kini mereka menganggap bahwa kau bisa hidup lagi dan mereka mengusahakan atas hidupmu. Katanya kau hanya kritis saja dan masih ada kemungkinan untuk hidup, Bulshit.
Tanggal 25 September 2014, di waktu yang seharusnya mereka ibadah khusyuk, kau mati dengan 225 tikaman dan 124 bekas injakan kaki. demokrasi sudah mati, rakyat tak akan pernah merasakan sentuhannya lagi, jujur saja kini untuk memimpin daerahku aku tak punya hak lagi memilihnya. Saya tidak akan bercerita banyak, cukup Tuhan yang membalaskan betapa keji dan tidak wajarnya matimu.

Share:
Kita dalam Kata

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Berita Harian

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts