BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Salah
satu karakteristik agama Islam pada masa awal penampilannya, ialah kejayaan di
bidang politik. Penuturan sejarah Islam dipenuhi oleh kisah kejayaan itu sejak
nabi Muhammad s.a.w sendiri (periode Madinah) sampai masa-masa jauh sesudah
beliau wafat. Terjalin dengan kejayaan politik itu ialah sukses yang
spektakuler ekspansi militer kaum muslimin, khususnya yang terjadi di bawah
pimpinan sahabat nabi. Maxim rodinson seorang Marxis ahli Islam, menegaskan
bahwa agama Islam menyuguhkan kepada para pemeluknya suatu proyek
kemayarakatan, suatu program yan harus diwujudkan di muka bumi. Karena itu,
kata Rodinson, Agama Islam tidak bisa disamakan dengan agama kristen atau
budhisme, sebab Islam tidak hanya menampilkan dirinya sendiri sebagai
penghimpunan kaum beriman yang mempercayai kebenaran satu dan sama, melainkan
juga sebagai suatu masyarakat yang total.










