Thursday, April 9, 2015

Makalah Hukum Islam (Hubungan Islam dan Negara)

BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Salah satu karakteristik agama Islam pada masa awal penampilannya, ialah kejayaan di bidang politik. Penuturan sejarah Islam dipenuhi oleh kisah kejayaan itu sejak nabi Muhammad s.a.w sendiri (periode Madinah) sampai masa-masa jauh sesudah beliau wafat. Terjalin dengan kejayaan politik itu ialah sukses yang spektakuler ekspansi militer kaum muslimin, khususnya yang terjadi di bawah pimpinan sahabat nabi. Maxim rodinson seorang Marxis ahli Islam, menegaskan bahwa agama Islam menyuguhkan kepada para pemeluknya suatu proyek kemayarakatan, suatu program yan harus diwujudkan di muka bumi. Karena itu, kata Rodinson, Agama Islam tidak bisa disamakan dengan agama kristen atau budhisme, sebab Islam tidak hanya menampilkan dirinya sendiri sebagai penghimpunan kaum beriman yang mempercayai kebenaran satu dan sama, melainkan juga sebagai suatu masyarakat yang total.
Share:

Sajak

Bismillah, Taukah Engkau Adinda, tentang malam dengan kebekuannya atau bahkan sedikit sunyinya ! Rindu bagai madu mengental dengan manisnya, aroma gelap melebur bersama detak detik Jam analog tua. Perlahan sepoi menyusup seolah tak terasa, membelai gundah kemudian pecah bersama keheningan. Adinda, tarikan nafasku telah kenisbatkan untuk seluruh gerak yang memuliakanmu. Sungguh Kesendirianku bagai bait-bait tanpa rima, teramat hampa dan tiada rasa. Sudikah Adinda tuk sekedar menyebut nama atau mengingatku sebelum terlelap, sudikah adinda tuk ikhlaskan seberkah senyum jika menatapku ? Sungguh, keindahanmu menggetarkan dada. Sungguh, garis dan gerak tawamu melebur suka dan cita. Kau termanifestasi melalui Purnama dengan segenap keteduhannya. Kau termanifestasi dalam Frasa dan irama Cinta. Dan yang paling penting untuk kau ketahui, Kau termanifestasi dalam ke-dirianku. Subhaanallah, Sungai firdaus mengalir di Matamu.
Share:

Sajak Untuk Surgaku

Adinda, ingin rasanya aku berkata jujur dan tersurat,
Ihwal kegelisahanku menahan degup rindu yang tak tentu arah,Lebur penantianku pada merah siang itu, tampak senyummu menjawab risau yang mengawan sejak malam-malam lalu.
Kekagumanku memuncak bersama tawa kecil di sela tuturmu,
Apakah terlalu pagi jika aku menatapmu dengan cinta ?
Di malam yang manja dengan lautan bintang menabur rindu,
gemulai gelap mendekap sunyi dan kesendirianku,
terasa kaku jemariku untuk menulismu dalam kata,
terasa canggung bagiku untuk melukismu dalam diksi.
Bagiku menulismu hanya akan membatasimu juga rinduku.
Waktu beranjak perlahan, begitu dingin jemarinya melepas genggamanku
Rinai hujan begitu mungil dari langit, basahi sepi, letih
Taukah kau Adinda, penantianku bagai sungai dengan kebeningannya,
kau boleh menjadi terik dan menguapkanku, atau bahkan menegukku,
namun kesejukanku akan tetap selalu mengalir, dan bermuara pada keridhaan Ilahi, biar waktu dan semesta yang membenarkan betapa setianya aku kembali dan kembali untuk melepas dahagamu.
Adinda, padamu ku tatap surga sebelum Surga yang sebenarnya,
Maka izinkanlah aku untuk senantiasa menisbatkan gerak dan tarikan nafasku dengan ikhlas untuk membahagiakanmu.

Makassar, 7 April 2015
Share:

Friday, March 13, 2015

Makalah Bahasa Inggris How To Handle Complaint

FOREWORD
Assalamualaikum Wr. Wb                          
Alhamdulillahhirobil’alamin gratitude we pray that the presence of Allah SWT has given grace and guidance to us all, so that we can finish this paper “Reading 3” of Narrative text.
Furthermore we would like to thank the lecturer for the course of reading 3 who always provide direction and guidance to facilitate the preparation of this paper. And to friends who have given us the spirit and encouragement so that this paper can be resolved.
Hopefully this paper can be useful to readers in general and we beg criticism and suggestions for better progress.
Wassamu’alaikum Wr. Wb.
                                                                        Bulukumba, 5th On December 2013

                                                                                            Writter


CHAPTER I
INTRODUCTION
Customer complaints are inevitable.  If you run a business that sells to the public no matter how great your goods or services are the old adage will eventually be proven true: You cannot please 100% of the people 100% of the time.
Share:

Makalah Tentang Ketahanan Nasional

BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Konsep Ketahanan nasional (tannas) Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan , baik yang datang dari dalam maupun luar untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan Negara, serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
Ketahanan nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan, dibina terus menerus dan sinergis, mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, daerah dan nasional bermodalkan keuletan dan ketangguhan yan mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Proses berkelanjutan untuk mewujudkan kondisi tersebut dilakukan berdasarkan pemikiran geostrategic yang dirancang dengan memerhatikan kondisi bangsa dan konstelasi georafi Indonesia. Permasalahan yang timbul sebagai konsekuensi negara kesatuan dengan ciri nusantara adalah kemajemukannya. Selain itu perbedaan ideologi dari masing-masing daerah juga sangat kental dan seringkali menjadi pemicu konflik antar suku (internal) di negara Indonesia.
Share:
Kita dalam Kata

BTemplates.com

Powered by Blogger.

Berita Harian

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts